Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Hubungan Agama Dan Motivasi
Banyak hal yang dilakukan seseorang dengan motivasi tertentu atau digerakkan oleh sebuah rasa yang dengannya orang akan melakukan semua hal yang tentunya berdasarkan keyakinan kebenarannya, oleh karenanya hal-hal baik yang di ajarkan oleh agama sering menjadi alasan untuk melakukan sesuatu. Dalam kajian filsafat C.S. Lewis menyatakan tentang adanya perbedaan antara dua hal, yaitu enjoyment dan contemplation. Agama dapat dibandingkan dengan enjoyment berarti secara kongkrit dapat disamakan dengan rasa cinta seseorang. Yang dalam filsafat disebut contemplation yaitu pikiran sipecinta tentang rasa nya tersebut. Dengan demikian maka suatu hal yang harus diketahui agama ialah rasa pengabdian (dedication atau contentment). Dari teori C.S Lewis di atas dapat kita simpulkan bahwa ketika seseorang telah mempunyai rasa cinta yang sangat dalam terhadap agama maka ia akan selalu menjaga agamanya dan agama pun menjadi segalanya dalam kehidupan seseorang.
Disisi lain rasa cinta ini timbal balik
bahwa ketika seseorang mencintai agama kemudian memperjuangkan dalam bentuk
pengabdiannya sesuai dengan ajaran agamanya maka agama pun menjanjikan sesuatu
yang yang baik bagi pengikutnya. Kaitan semacam ini yang kemudian memberikan
keyakinan mendalam dari setiap orang untuk berbakti terhadap agama yang
diyakininya.
Idul fitri, islam yang demokrasi
Idul fitri adalah sebuah kemenangan bagi ummat islam dan sebagai hari special dalam setiap tahun yang di peringati dan di yakini sebagai hari yang fitrah hari yang penuh dengan kebahagiaan, bagaimana tidak, bayangkan anak-anak bisa mendapatkan jajan yang lebih :) disamping ritual dan adat yang begitu demokratis sehingga setiap kalangan dan ummat pun punya kesan tersendiri dalam perayaan itu, lebih dari itu pun sehingga bukan hanya dalam tatanan adat juga pada penetapan nya, bayangkan di Indonesia saja berbeda pada penetapan hari _H_nya belum lagi di seluruh dunia, parahnya lagi kok duluan jazirah arab sama Indonesia dan apakah matahari itu terbitnya dari barat sehingga wajar, eh salah_ rukyahnya kan pake bulan:) yang saya sendiri pun kurang paham mengenai ini :p , ok, denger” Malaysia pun berbeda dengan kita apakah kita sama Malaysia punya selisih waktu yang sedemikian besar ‘entahlah’.
Berangkat dari perbedaan ini dunia islam yang begitu demokratis kembali memantafkan demokratisasinya sehingga tidak ada yang kemudian menjadi ajang permusuhan antar sesame, sedemikian rumitnya masalah menyatukan pendapat ummat apalagi pingin menerapkan satu khalifah bagi semua wilayah/ummat muslim di seluruh dunia tapi bagaimana juga system khalifah yang banyak di gaungkan di kalangan ormas-ormas itu selama ini? Oop… tunggu dulu, jangan anggap saya amnesia karna banyak bertanya :D akhirnya saya jadi sepakat dengan ‘Muhammad Iqbal’ tokoh politik Pakistan ini yang bergabung dalam LIGA MUSLIM INDIA dan pencetus ide Negara Pakistan yang kemudian di lanjutkan oleh politisi ‘muhammad ali jinnah’ dalam upaya merealisasi ide berdirinya Negara bagi ummat islam india yaitu Pakistan, jiah…kok dah bahas yang ini sih :) ok, pokoknya Iqbal berpandangan bahwa kekhalifahan islam terdiri dari Republik-Republik (Negara-bangsa) dll, demikian hendaknya berbeda jangan digunakan untuk membedakan; sepakat untuk tidak sepakat dengan tetap menaruh hormat, selamat lebaran idul fitri 1 syawal 1432 H.

